Sabtu, 09 Februari 2013

GEREJA YANG AKAN DITINGGALKAN




BAB I
PERINGATAN UNTUK ORANG YANG
BERPIKIR BAHWA MEREKA TELAH DISELAMATKAN

“Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan di bawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.” (Matius 24:40-41)

Saya menyakini bahwa banyak orang yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan, namun pada kenyataannya masih terhilang atau belum diselamatkan. Saya percaya bahwa mereka akan ditinggalkan ketika Yesus datang. “Rapture” atau hari pengangkatan berhubungan dengan saat Yesus kembali dan orang-orang Kristen sejati tiba-tiba diangkat dan berjumpa dengan Dia di udara (band. 1 Kor. 15:52-54; 1 Tes. 4:14- 18).
Pengajaran tentang pengangkatan ke sorga memberikan kita pengharapan yang agung. Tetapi banyak orang yang tidak diangkat pada hari pengangkatan dan ditinggalkan untuk menghadapi suatu kengerian yang akan terjadi di bumi ini. Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa penghakiman besar dan penderitaan yang amat sangat akan dialami oleh orang-orang yang ditinggalkan:

“Celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.” (Wah. 12:12) Ribuan orang yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan tidak akan siap untuk menghadapi hari itu. Mereka tidak akan diangkat. Mereka akan ditinggalkan dibumi untuk disiksa iblis dalam seri penyiksaan yang sangat mengerikan.




a.      Akhir dari Gereja
Yesus memberikan peringatan kepada kita,“Sebab sebagaimana halnya zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan diting-galkan. Kalau ada dua orang perem-puan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.” (Matius 24:37-41)

Dr. James O. Combs mengomentari ayat ini demikian, Beberapa orang dibawa dan yang lain ditinggalkan adalah deskripsi dari pengangkatan orang-orang kudus (orang Kristen); peringatan untuk waspada diantara ayat-ayat ini relevan untuk orang-orang percaya pada saat zaman gereja ditutup, atau lebih tepatnya rapture/ hari pengangkatan. (James O.Combs, Some Observations About the Return of Christ in the Olivet Discourse, hal. 3)




 “Katakanlah kepada kami, bilamana itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” (Matius 24:3). Murid-murid Yesus ingin mengetahui kapan dunia ini akan berakhir. Dan Ia memberikan kepada mereka tandatandanya, yang tercatat dalam Matius 24, dan yang juga paralel dengan Lukas 21. Matius 24 memberikan banyak tanda, dan Lukas 21 memberikan pengulangan dari tanda-tanda itu.

Pertama, Ada Tanda-Tanda Ekologi
Yesus menubuatkan, “Dan akan terjadi gemba bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. Dan akan ada tanda-tanda dari matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsabangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.” (Lukas 21: 11, 25-26).

Kedua, Ada Tanda Rasial
Kristus berkata dalam Lukas 21 sebagai berikut: “Ia berkata kepada mereka: “Bangsa (bahasa Yunani ethnos atau suku bang-sa/etnik) akan bangkit melawan bangsa (suku bangsa/etnik) dan kerajaan (Basilean = kelompok pemerintahan) melawan kerajaan (kelompok peme rintahan).” (Lukas 21:10)
Semua itu adalah apa yang sedang kita saksikan hari ini. Dengan semua teknologi kita dan ilmu pengetahuan,nampaknya kita tidak dapat menghentikan perselisihan etnik antara ras, perang antar bangsa.

Ketiga, Ada Tanda-tanda Antisemitik di Sekitar Kita
Banyak orang membenci bangsa Yahudi, walaupun mereka adalah umat pilihan Allah (band. Kejadian 12:3). Dalam Lukas 21 dikatakan: “Apabila kamu melihat Yerusalem di-kepung oleh tentara-tentara, ketahuilah bahwa keruntuhannya sudah dekat.” (Lukas 21:20) Antisemitisisme, kebencian terhadap bangsa Yahudi, akan terus semakin meningkat pada hari-hari akhir ini, yang mana sekumpulan besar tentara bangsa-bangsa Non-Yahudi akan
menyerang Yerusalem untuk menghancurkan mereka, seperti Hitler pernah lakukan pada Perang Dunia II.
Namun menurut Alkitab bangsa Yahudi adalah bangsa pilihan Allah di muka bumi ini: “Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang.” (Roma 1:28).

Keempat, Ada Tanda-Tanda Keagaaman-Tanda-Tanda
Penyesatan dalam Agama Palsu
“JawabNya: “Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.” (Lukas 21:8) Dalam Injil Matius Yesus menambahkan peringatan ini:
“Sebab Mesias-Mesias palsu dan nabi-nabi palsu
akan muncul dan mereka akan mengadakan tandatanda
yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga
sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang
pilihan juga.” (Matius 24:24).
Kita banyak melihat di televisi dan mendengar radio tentang penyesatan agama saat ini. Para penyesat sedang memimpin banyak gereja saat ini. Alkitab berkata: “Kerana akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.” (2 Tim. 4:3)

Kelima, Ada Tanda Penganiayaan Terhadap
Kekristenan
Penganiayaan terhadap orang Kristen dan Yahudi akan terjadi di seluruh dunia yang belum pernah terjadi sebelumnya. Banyak orang Kristen mati demi Kristus di abaddua puluh satu di berbagai negara.
Orang-orang yang benar-benar Kristen di negara Komunis China mengadakan persekutuan secara sembunyisembunyi.
Dalam Los Angeles Time (29 Agustus 2000, halaman A-11) memberikan laporan bahwa ada tiga orang Kristen yang dideportasi dari China karena memberitakan imannya: China telah mendeportasi tiga orang penginjil berwarga-negara Amerika [orang Kristen yang memberitakan kesaksian iman mereka] setelah menahan mereka bersama orang-orang Protestan bawah tanah di pusat kota China. Laporan ini… dikuatkan oleh berita-berita yang menerangkan bahwa puluhan orang China yang beragama ditahan bersama mereka di penjara. Sebagai tambahan, menurut Hongkong-based Information Center of Human Rights and Democratic Movement di China, ada lima puluh orang pengikut Protestan bawah tanah
di tahan di tiga provinsi.
Yesus telah menubuatkan penganiayaan terhadap orang Kristen di seluruh dunia dan kita telah melihat penggenapannya saat ini di China, Kuba, Vietnam, Sudan, negara-negara Muslim, dan banyak lagi. Yesus berkata: “Tetapi sebelum semua itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.” (Lukas 21:12)
Akhirnya, Kristus Memberikan Tanda Keenam untuk Menunjukkan kepada Kita
Bahwa Saatnya akan Tiba. Saya Menyebutnya Tanda Psikologikal

Yesus berkata:
“Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingankepentingan dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.” (Lukas 21:34-35).
Seorang muda yang pernah hadir beberapa kali di gereja kami berkata, “Saya tidak dapat kembali lagi minggu depan. Saya harus membantu paman saya pindahan.” Ia memiliki enam hari untuk melakukannya. Tetapi itu “harus”terjadi di Minggu pagi. Ia dibebani dengan berbagai persoalan hidup. Banyak orang memberikan alasan untuk ini dengan alasan yang halus dan bodoh. Mereka terlalu dibebani dengan masalah-masalah kehidupan mereka. Dan ketika hari Tuhan tiba, mereka tidak siap. Dan kemudian Yesus berkata:
Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa,
supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari
semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan
berdiri di hadapan Anak Manusia.” (Lukas 21:36).

Peristiwa-Peristiwa Pengangkatan
Pikirkan momen penting yang disebut dengan peristiwa “pengangkatan orang percaya” atau “rapture” ini. I Tesalonika4:16-18 menjelaskan segala sesuatu tentang hal ini.
1.      Kristus akan turun dari sorga. Perikop ini mengatakan: “Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan berseru …”
2.      Tetapi Ia tidak akan menjejakkan kaki di bumi. Perikop ini mengatakan: “Menyongsong Tuhan di angkasa…”
3.      Akan ada suara malaikat berseru dan sangkakala berbunyi pada saat Kristus datang di angkasa:  “Penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi…”
4.      Orang Kristen sejati yang telah mati akan dibangkitkan dan diangkat ke angkasa (yaitu rapture): “Dan mereka yang mati di dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit…”
5.      Selanjutnya orang-orang Kristen sejati yang masih hidup akan diangkat juga, diangkat ke angkasa bertemu dengan Yesus. Perikop ini mengatakan: “Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.”
Inilah lima kebenaran dahsyat dari hari pengangkatan. Pengharapan orang Kristen sejati adalah pengangkatan orang yang hidup dan mati di dalam Yesus Kristus yang berkata: “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.” (Yohanes 14:2-3).

Penghiburan dari Hari Pengangkatan
I Tesalonika 4:18 menyimpulkan dengan berkata: “Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini (I Tesalonika 4:16- 18)”
Bagi orang-orang Kristen sejati ada penghiburan besar dalam janji Allah.Pikirkan, betapa mengerikan kematian orang-orang yang belum diselamatkan. Mereka melihat tubuh orang mati. Mereka berpikir, “Aku tidak akan pernah melihat kekasihku lagi.” Hati mereka hancur tak berpengharapan ketika mereka melihat peti mati diturunkan ke liang lahat dan tanah mengubur peti mati itu. Mereka membayangkan tubuhnya sendiri yang akan dikubur juga suatu hari nanti. Mereka dipenuhi ketakutan dan tak berpengharapan. Alkitab menyebut mereka “orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan” (I Tesalonika 4:13). Alkitab berbicara tentang mereka seperti orang yang “tanpa pengharapan dan tanpa Allah
di dalam dunia” (Efesus 2:12).

Peringatan Hari Pengangkatan
Ada lagi suatu peringatan pada hari pengangkatan, dan inilahdia: Jika Kristus datang dan engkau belum diselamatkan,engkau akan ditinggalkan! Dr. Tim LaHaye menulis beberapa buku tentang subyek ini yang berulangkali masuk dalam bestseller New York Times. Banyak orang membaca beberapa seri buku “Left Behind” di Amerika. Akankah engkau ditinggalkan pada waktu hari pengangkatan itu tiba? Tidak akan ada lagi kegembiraan di dunia setelah hari pengangkatan. Cawan murka Allah akan ditumpahkan ke atas dunia dalam pemberontakannya. Setiap manusia berada di bawah penghukuman. Dunia akan menjadi lebih kacau balau dari sekarang ini. Saya tidak mau ditinggalkan, jika saya adalah anda!
Orang-orang akan mengalami sakit yang tidak dapat disembuhkan. Mereka akan berputar-putar mencari sesuatu untuk dapat diminum, namun air didunia ini telah menjadi racun. Dan banyak lagi kengerian lainnya yang akan datang kemudian setelah hari pengangkatan (band. Wahyu 16:1-21).Saya mau diangkat jika saya adalah anda. Saya mau dosa saya disucikan oleh Darah Kristus sehingga saya pasti pergi ke sorga. Saya harus bersiapsiap menyambut Tuhan sekarang, jika saya adalah anda. Alkitab berkata, “Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu.”(Amos 4:12).
b.      DITINGGALKAN!
“Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” (Matius 24:42) Setiap surat kabar yang akhir-akhir ini saya baca memuat sesuatu yang berhubungan dengan nubuatan  Alkitab. Dan saya percaya ini adalah tanda-tanda yang diberikan Tuhan untuk menunjukkan kepada kita betapa dekatnya kita berada dari hari akhir dunia ini.
Namun orang-orang yang mengerti nubuatan Alkitab tahu bahwa itu adalah tanda-tanda bahwa kita sekarang sedang hidup di hari-hari yang terakhir. Akhir-akhir ini pemikiran tentang peng-genapan nubuat ini menerangi pikiran saya setiap saya melihat televisi atau membaca koran. Peristiwa-peristiwa ini terus dinubuatkan oleh Alkitab sepanjang abad yang telah berlalu. Yesus berkata: “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” (Matius 24:42)  Mereka berkata bahwa itu takan pernah terjadi. Tetapi mereka salah. Suatu hari nanti, ketika hari pengangkatan tiba, mereka akan ditinggalkan!
Kondisi-Kondisi Sebelum Hari Pengangkatan
Alkitab dengan tegas menjelaskan tentang apa yang akan terjadi dengan dunia ini sebelum hari pengangkatan; “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan
mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu dating dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.” (Matius 24:37-39). Nuh adalah pengkotbah kebenaran (II Petrus 2:5). Ia memperingatkan generasinya bahwa penghukuman akan segera dating. Tetapi orang-orang itu mentertawakan dia dan menjadikan beritanya sebagai olok-olokan. Mereka tidak mau mendengarkannya. Mereka pergi dengan hidup mereka yang penuh dengan dosa. Seperti itulah kondisi zaman ini.
Ketika hari pengangkatan tiba, engkau akan ditinggalkan di muka bumi!
“Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” (Matius 24:42)
Bahaya Bagi yang Tidak Siap pada Hari Pengangkatan
Beberapa pengajar Alkitab berkata bahwa anak dara dalam Matius 5:1-13 adalah orang Yahudi di masa kesusahan besar. Namun saya mempertanyakan interpretasi ini. Tidak ada tafsiran demikian sampai hari-hari belakangan ini dalam sejarah gereja. Pengkhotbah-pengkhotbah zaman dulu mengajarkan bahwa anak dara dalam ayat-ayat ini berhubungan dengan orang yang tidak siap berjumpa dengan Kristus. Dan saya percaya pengajaran para pengkhotbah masa lalu ini benar. Yesus memberikan kepada kita suatu perumpamaan yang mengilustrasikan kebanaran rohani yang luar biasa. Apakah kebenaran luar biasa yang telah Ia coba jelaskan itu? Dalam Matius 25:13, Ia berkata, “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” (Matius 25:13) Jadi, perikop Alkitab ini merupakan peringatan bagi anda! Lima dari para gadis ini adalah gadis bijaksana. Mereka siap untuk menyambut kedatangan Kristus yang kedua kali. Tetapi lima yang lain adalah gadis-gadis bodoh. Mereka tidak siap. Berita sederhana ini mau menjelaskan bahwa banyak orang yang tidak siap ketika hari pengangkatan tiba. “Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membeliya datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.” (Matius 25:10).
Setelah orang-orang Kristen sejati diangkat pintu akan ditutup, seperti pintu bahtera Nuh yang telah ditutup. Tak seorangpun boleh masuk.
“Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.” (Matius 25:11-12). Kemudian Yesus membuat applikasi untuk anda: “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” (Matius 25:13)
Kita dapat mengetahui periode waktu secara umum, tetapi bukan hari dan jamnya. Ketika hari dan jam kedatangan Yesus itu akhirnya datang, itu akan menjadi sangat terlambat untuk anda.
Banyak Orang yang Akan Ditinggalkan pada Hari Pengangkatan Karena Allah akan Menutup Kesempatan oleh karena Mereka Melakukan Dosa yang Tak Terampuni
Dalam Kitab Wahyu pasal enam belas kita dapat belajar tentang murka Allah atas orang-orang yang menolak Kristus pada paruh kedua masa kesusahan besar. Ayat dua menceritakan kepada kita bahwa mereka akan ditimpa penyakit bisul yang berbahaya
c.       “GEREJA” YANG AKAN DITINGGALKAN!
“Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulutKu. Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa dan karena engkau tidak tahu,
bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,” (Wahyu 3:16-17)
Sejumlah gereja akan berpikir hari pengangkatan belum tiba. Banyak hamba Tuhan akan terus berkhotbah – beberapa dari mereka masih bisa khotbah di televisi. Pertama, mereka akan berpikir bahwa hari pengangkatan belum terjadi. Kemudian Antikristus akan menyatakan dirinya.
Identitas “Gereja” yang akan Ditinggalkan
II Timotius 3:1-13 memberikan deskripsi yang jelas tentang “gereja” palsu dalam Alkitab di akhir zaman: “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap
orang tua dan tidak tahu terima kasih tidak memperdulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat menengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berfikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
Kebangunan Rohani dan Pertobatan di Banyak “Gereja” Palsu yang akan Ditinggalkan pada Hari Pengangkatan
Perumpamaan tentang Gadis Bijaksana dan Bodoh dicatat dalam Matius 25:1-13. Seperti yang telah saya tunjukkan dalam Bab I, Arno C. Gaebelein, Wilbur M. Smith, James O. Combs, dan para sarjana Alkitab yang lain mengajarkan bahwa perikop ini berhubungan dengan Kekristenan jaman ini. Saya percaya bahwa pendapat mereka ini benar, dan bahwa perumpamaan ini berhubungan dengan hari pengangkatan dan apa yang akan terjadi setelah
Itu.


“Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi
seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam
Kerajaan Sorga’ (Matius 18:3)
Jika apa yang telah saya tuliskan ini membuat Anda berpikir lebih jauh bahwa Anda mungkin tidak akan diangkat pada hari pengangkatan (rapture), maka saya berharap Anda maumembaca pasal ini dengan sangat hati-hati. Anda harus membacanya beberapa kali dan memikirkannya lebih dalamlagi ketika Anda melakukannya.
Anda telah memiliki opini tentang keselamatan. Setiap orang memilikinya. Anda harus siap untuk membuang opini Anda saat ini tentang bagaimana cara diselamatkan jika Anda menginginkan sesuatu yang riil. Jika Anda telah memiliki pertobatan yang palsu, itu karena Anda mempercayai sesuatu yang lain dari pada Yesus Kristus. Ketika Anda membaca daftar berikut ini cobalah untuk melihat kategori mana yang paling sesuai dengan Anda, sehingga Anda dapat mengubah pemikiran Anda.

Keselamatan sejati datang hanya melalui percaya kepada Kristus, di dalam pertobatan, satu kali tindakan dari iman. Setiap orang yang bertobat dicatat dalam Alkitab bahwa mereka diselamatkan hanya melalui tindakan iman di dalam Kristus. Yesus tidak marah dengan Anda. Dia mengasihi Anda. Anda dapat berbalik kepada Dia dan percaya di dalam Dia sekarang. Dia adalah Anak Allah, duduk di sebelah kanan Allah Bapa di Sorga. Anda dapat melemparkan diri Anda sendiri kepada Yesus dan Darah-Nya akan menyucikan dosa-dosa Anda. Pada saat Anda melakukan itu, pada saat itu juga Anda diselamatkan. Anda dapat langsung dating kepada Yesus dan percaya kepada Dia. Dia akan menyelamatkan Anda sekarang.



BAB II
TANGGAPAN
Tanggapan saya terhadap buku ini adalah bagaimana kita mejadi orang yang hidup dalam berjaga – jaga dalam hidup pengharapan. Judul buku ini mengjelaskan GEREJA YANG AKAN  DITINGGALKAN buku ini mengarah jemaat yang akan diselamatkan dan manusia yang akan ditinggalkan , yang digambarkan dalam  Perumpamaan tentang Seorang Penabur Benih Matius 13:18-23 Lihat juga Lukas 8:4-8, 11-15
Sedikit menjelaskan tentang perumpamaan ini :Benihnya adalah Firman Allah, atau disebut juga sebagai Firman Kerajaan Allah, Firman tentang Kerajaan Sorga (dalam Matius 13:19). Penyebutan itu menggambarkan pengaturan oleh Allah, pemerintahan Allah. Pada kesempatan yang lalu, kita sudah melihat bahwa kehendak Allah adalah hal yang utama dalam hubungan kita dengan Allah. Tidak ada yang lebih penting daripada kehendak Allah. Kehendak Allah adalah satu-satunya hal yang kita perhatikan di dalam hidup kita. Di sini, kehendak Allah dinyatakan dengan kata 'kerajaan'. Kata 'kerajaan' berarti pemerintahan, pengaturan atau kehendak Allah. Kerajaan Allah terletak di setiap tempat di mana kehendak Allah dijalankan. "Datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu." Itu sebabnya mengapa kata 'kerajaan' dan 'kehendak' memiliki makna yang sama karena kerajaan Allah berada di setiap tempat di mana kehendakNya dijalankan. Firman tentang Kerajaan Sorga adalah pesan yang berisi panggilan kepada setiap orang untuk menyerahkan hidupnya kepada Allah.
Setiap pengajar yang tidak menjadikan hal ini sebagai pokok utamanya, yang tidak mengajarkan bahwa setiap orang Kristen sejati adalah orang yang hidup di bawah kehendak Allah, berarti tidak mengajarkan Firman Allah dengan sejujurnya. Jika kita mengabarkan keselamatan hanya dengan mengatakan, "Datanglah kepada Yesus untuk menerima damai sejahtera dan sukacita", maka tindakan itu bukanlah mengabarkan Firman Allah. Pertama-tama kita harus mengatakan, "Datanglah dan hiduplah di bawah pemerintahan Allah, di bawah kehendak Allah. Biarkan Allah yang menjadi Raja dalam kehidupan anda! Biarlah Yesus menjadi Tuhan dalam hidup anda!" Itulah yang disebut mengabarkan Injil. Jika anda hidup seperti itu, maka akan ada damai sejahtera dan sukacita di dalam hati. Selain itu, akan ada juga penindasan, penganiayaan dan penderitaan, sebagaimana yang akan kita lihat nanti. Setiap pengkhotbah yang tidak menyebutkan hal ini sangat tidak layak untuk mengabarkan Injil karena ia tidak mengabarkan Injil sebagaimana yang dimaksudkan oleh Tuhan. Kita dipanggil bukan untuk menjual permen. Kita dipanggil bukan untuk menjual manisan. Kita dipanggil untuk mengabarkan kebenaran, bukan untuk mengatakan hal-hal yang ingin didengarkan oleh orang-orang, melainkan untuk mengatakan kebenaran kepada mereka. Seorang dokter seringkali harus menyampaikan kebenaran kepada pasiennya. Anda mungkin tidak suka mendengarkannya, akan tetapi itulah kebenaran. Tidak ada orang yang senang diberitahu bahwa ia berada dalam keadaan sakit yang parah. Jadi kita dapat melihat di sini bahwa mengabarkan Firman Allah berarti mengabarkan kerajaan Allah, kehidupan di bawah kedaulatanNya, di bawah pemerintahanNya. Tidak ada orang yang layak menjadi Kristen yang tidak belum menyerahkan kehidupannya kepada Yesus sang Raja.
Pengajaran ini juga dapat kita cermati dalam diri kita untuk lebih menjada kesalehan diri kita.





Dan dalam poin selanjutnya menjelaskan mengenai Kebangunan Rohani dan Pertobatan di Banyak “Gereja” Palsu yang akan Ditinggalkan pada Hari Pengangkatan
Perumpamaan tentang Gadis Bijaksana dan Bodoh dicatat dalam Matius 25:1-13. Seperti yang telah saya tunjukkan dalam Bab I, Arno C. Gaebelein, Wilbur M. Smith, James O. Combs, dan para sarjana Alkitab yang lain mengajarkan bahwa perikop ini berhubungan dengan Kekristenan jaman ini. Saya percaya bahwa pendapat mereka ini benar, dan bahwa perumpamaan ini berhubungan dengan hari pengangkatan dan apa yang akan terjadi setelah
Itu. “Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga’ (Matius 18:3)
Jika apa yang kita lihat mungkin kita dapat  mencemat tentang topic ini. Anda telah memiliki opini tentang keselamatan. Setiap orang memilikinya. Anda harus siap untuk membuang opini Anda saat ini tentang bagaimana cara diselamatkan jika Anda menginginkan sesuatu yang riil. Jika Anda telah memiliki pertobatan yang palsu, itu karena Anda mempercayai sesuatu yang lain dari pada Yesus Kristus. Ketika Anda membaca daftar berikut ini cobalah untuk melihat kategori mana yang paling sesuai dengan Anda, sehingga Anda dapat mengubah pemikiran Anda.

Keselamatan sejati datang hanya melalui percaya kepada Kristus, di dalam pertobatan, satu kali tindakan dari iman. Setiap orang yang bertobat dicatat dalam Alkitab bahwa mereka diselamatkan hanya melalui tindakan iman di dalam Kristus. Yesus tidak marah dengan Anda. Dia mengasihi Anda. Anda dapat berbalik kepada Dia dan percaya di dalam Dia sekarang. Dia adalah Anak Allah, duduk di sebelah kanan Allah Bapa di Sorga. Anda dapat melemparkan diri Anda sendiri kepada Yesus dan Darah-Nya akan menyucikan dosa-dosa Anda. Pada saat Anda melakukan itu, pada saat itu juga Anda diselamatkan. Anda dapat langsung dating kepada Yesus dan percaya kepada Dia. Dia akan menyelamatkan kita sekarang.




BAB III
PENERAPAN ISI BUKU
Setelah saya mengamati isi buku ini dan mengambil kesimpulan bahwa dalam penerapannya perlu kita lakukan adalah Penginjilan. Penginjilan . Sebuah pertumbuhan dapat kita artikan secara umum disini sebagai hasil dari suatu usaha pada tindakan tertentu sehingga menimbulkan perubahan kearah yang lebih kompleks dan berkembang atau banyak.
Gereja tidak berusaha untuk menjalankan penginjilan di tengah ruangan yang tertutup tetapi keluar ke dunia. Dasar dari perintah untuk mengkabarkan Injil di dunia adalah Matius 28: 18-20, Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Lalu bagaimana dengan adanya tindakan penginjilan apakah menjadi bagian utama dari pertumbuhan sebuah gereja ? Tidak dapat disangkal bahwa ada hubungan yang erat antara penginjilan yang berkembang kearah kebangunan rohani dengan pertumbuhan Gereja dan hal ini merupakan fakta sejarah.
Kajian- kajian tentang peningkatan jumlah umat Kristen di negeri sendiri dan di dunia ketiga membuktikan fakta tersebut. Korea, India (Assam, Andhra Pradesh), Indonesia dan Afrika Timur menjadi saksi-saksi. Ada dua pelaku kebangunan rohani terbesar, yaitu Southern Baptis (Konvensi Baptis Selatan) dan the Assemblies of God (Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah) mereka adalah gerakan yang paling cepat berkembang di seluruh dunia. Organisasi Gereja tersebut merupakan bukti tentang teori kebangkitan pengembangan gereja sezamannya, bahkan seperti Kitab Kisah Para Rasul yang menjadi kesaksian dari abad pertama tentang bukti alkitabiah yang kita miliki. Kebangunan rohani diadakan dan disiarkan, akibatnya terjadi ekspansi gereja Kristen yang luar biasa.
Penginjilan terutama berhubungan dengan perkembangan gereja karena pertobatan jiwa-jiwa baru. Tetapi, penginjilan juga berhubungan dengan pertumbuhan gereja secara biologis karena dalam arti yang sesungguhnya anak-anak dari orang-orang yang telah percaya itu juga perlu diinjili.

Amanat Agung menugaskan Gereja untuk pergi ke seluruh dunia serta menjadikan sekalian bangsa murid Tuhan (Matius 28:19; Lukas 24:46-48; Kis 1:8). Alkitab tidak menyuruh Gereja menobatkan dunia, tetapi menginjili dunia.2 Artinya Gereja berutang kepada seluruh dunia. Dewasa ini Tuhan sedang dan terus terjadi untuk memanggil dari bangsa-bangsa bukan Yahudi suatu umat bagi nama-Nya (Kisah Para Rasul 15:14) dan tindakan tersebut dilakukan-Nya dengan perantaraan Gereja dan Roh Kudus-Nya. Hal ini akan berlangsung terus sampai “ jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk” (Roma 11:25).
Dan hal yang paling penting kita lakukan adalah “Waspada seperti yng dikatan Yesus kepda murid – muridny “Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.” (Lukas 21:8) Dalam Injil Matius Yesus menambahkan peringatan ini: “Sebab Mesias-Mesias palsu dan nabi-nabi palsuakan muncul dan mereka akan mengadakan tandatanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.” (Matius 24:24).
Kita banyak melihat di televisi dan mendengar radio tentang penyesatan agama saat ini. Para penyesat sedang memimpin banyak gereja saat ini. Alkitab berkata: “Kerana akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.” (2 Tim. 4:3)
Buku ini sangat penting untuk di baca dan juga untuk pendalaman iman dan ilmu Theologi kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar